Harmoni Seni di Taman Putroe Phang

3 Mei 2015 | BBG News

PDF version

Empat belas pria berbaju hitam bermotif kerawang duduk bersila mengarah ke selatan Jalan Teuku Umar. Beberapa pengeras suara telah disiapkan tepat mengarah jemari mereka. Keempat belas pria itu merupakan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bina Bangsa Getsempena (STKIP BBG) yang akan menampilkan seni khas dataran tinggi Gayo. Tanpa dilengkapi tribun yang mewah atau pun arsitektur yang megah, di Taman Putroe Phang saat itu telah dibanjiri pengunjung.

Seketika itu, gemuruh suara tepuk tangan dari ratusan orang yang menyaksikan Putroe Phang Art and Musik pecah, sesaat pria tadi menjulurkan tangannya ke hadapan mereka pertanda tarian itu dimulai. Penonton pun dibuat larut akan kebolehan mahasiswa sanggar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni dan Kreasi STKIP BBG memainkan Tarian Didong.

Harmoni Tarian Didong terlihat begitu padu dan selaras. Gerakan tepuk tangan dari sebelas penari tersebut seolah-olah membawa penonton berada ke tempat asal penari tersebut. Begitu pun dengan syair yang dibacakan oleh perwakilan penari tersebut, membuat siapa saja terkesima menyaksikannya. Kelihaian para penari tersebut mampu melahirkan sebuah melodi yang membuat siapun takkan melupakan bagaimana indahnya Tarian Didong.

“Kegiatan ini sangat bagus terutama sebagai upaya untuk menjaga benih-benih seni di Aceh,” ungkap salah seorang penonton saat diwawancarai oleh pembawa acara.

Pada hari Minggu (3/5) UKM kreasi dan seni STKIP BBG menampilkan dua pertunjukan yakni Musikalisasi Puisi dan Tarian Didong. Putroe Phang Art and Music merupakan perhelatan seni yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banda Aceh bekerja sama dengan event organizer yang berlangsung hingga akhir Mei mendatang.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa