Sejarah UBBG

Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) merupakan suatu institusi pendidikan tinggi yang dulunya bernama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bina Bangsa Getsempena (STKIP BBG) berdiri sejak tanggal 5 September 2003 berdasarkan surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 138/D/0/2003, ditandatangani oleh Dirjen Dikti Satryo Soemantri Brojonegoro. Kampus ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Getsempena (YAPENA).

Untuk meneruskan cita-cita dari pendiri Yayasan Pendidikan Getsempena dan semakin memompa kemajuan pendidikan Aceh ke depan, maka dicetuskanlah untuk melahirkan sebuah universitas. Pada tanggal 9 April 2021, berdasarkan Surat Keputusan Mendikbud Nomor 128/E/O/2021 yang ditandatangani oleh Dirjen Dikti Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D memberikan izin penggabungan STIKes Getsempena Lhoksukon dan STKIP BBG Banda Aceh menjadi Universitas Bina Bangsa Getsempena di Kota Banda Aceh.

Lihat Lampiran Salinan SK Mendikbud Nomor 128/E/O/2021

Gedung UBBGUniversitas Bina Bangsa Getsempena terdiri dari dua Fakultas yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Sains Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FSTIK). FKIP terdiri dari program studi jenjang sarjana yakni S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Jasmani, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, S1 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, dan S1 Pendidikan Seni Pertunjukan. Jenjang magister yakni S2 Penjaminan Mutu Pendidikan dan S2 Pendidikan Dasar. Jenjang profesi yakni Pendidikan Profesi Guru. Sementara itu, FSTIK terdiri dari program studi jenjang sarjana yakni S1 Kebidanan, S1 Keperawatan, dan S1 Ilmu Komputer. Sementara itu, jenjang profesi terdiri dari Pendidikan Profesi Ners dan Pendidikan Profesi Bidan. UBBG merupakan perguruan tinggi yang sudah terakreditasi B. Hampir semua Prodi sudah terakreditasi B baik di lingkungan FKIP maupun FSTIK. Bahkan ada satu Prodi yang sudah terakreditasi unggul yakni S1 PGSD. Tentu saja, akan banyak lagi Prodi yang akan menyusul untuk mendapatkan nilai akreditasi unggul.

Seiring berjalannya waktu, UBBG terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan dengan berbagai pengembangan inovasi teknologi. UBBG juga terus melejitkan prestasinya baik di kancah nasional maupun internasional. Selain itu, sebagai wujud implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek, UBBG mensosialisasikan dan mengajak mahasiswa untuk mengikuti Program Kampus Mengajar, Pertukaran Mahasiswa Merdeka, dan lain sebagainya. Alhasil banyak mahasiswa yang lolos program ini bahkan ditempatkan di perguruan tinggi unggulan Indonesia. Sebagai PTS terbaik Aceh, UBBG mengimplementasikan visi-misinya menuju Smart University, berdaya saing di tingkat global lewat program kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga internasional. Dengan capaian-capaian inilah yang mengantarkan UBBG meraih penghargaan PTS terbaik dari LLDIKTI Wilayah XIII Aceh. UBBG juga sudah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018.

Skip to content