Mahasiswa Ilmu Komputer UBBG Magang Mandiri di BMKG Mata Ie, Asah Kompetensi Digital di Dunia Kerja

3 Juli 2026 | BBG News

BANDA ACEH, BBG NEWS–Perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Ilmu Komputer Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) terus mendorong mahasiswanya untuk memperoleh pengalaman belajar langsung melalui Program Magang Mandiri. Salah satu mitra strategis yang menjadi tempat pelaksanaan program ini adalah BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie, Aceh, Kamis (2/6/2026).

Program magang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja profesional. Tidak hanya sekadar mengenal budaya kerja di instansi pemerintah, mahasiswa juga terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung operasional BMKG dalam memberikan layanan informasi geofisika kepada masyarakat.

BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang memiliki peran penting dalam melakukan pengamatan, pengolahan, serta penyebarluasan informasi geofisika di wilayah Aceh. Informasi yang dihasilkan mencakup pemantauan gempa bumi, potensi tsunami, aktivitas petir, hingga berbagai fenomena geofisika lainnya yang menjadi dasar pengambilan keputusan dalam mitigasi bencana.

Melalui program magang ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana teknologi informasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem kerja BMKG. Mereka mempelajari bagaimana data hasil pengamatan dikumpulkan, diolah, dianalisis, hingga disajikan dalam bentuk informasi yang cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat maupun instansi terkait.

Selama menjalani magang, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam berbagai bidang yang sesuai dengan kompetensi Program Studi Ilmu Komputer. Mereka mempelajari pengelolaan basis data yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data geofisika, melakukan analisis data hasil pengamatan, serta memahami proses digitalisasi informasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung operasional BMKG.

Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan pengembangan aplikasi pendukung operasional yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Mereka memperoleh pengalaman mengenai pengelolaan jaringan komputer, pemeliharaan sistem informasi, hingga penerapan keamanan sistem guna menjaga integritas dan kerahasiaan data yang dikelola.

Tidak hanya berhenti pada aspek tersebut, mahasiswa juga dikenalkan dengan implementasi Internet of Things (IoT) yang diterapkan pada berbagai perangkat pemantauan dan sistem monitoring. Berbagai sensor yang terhubung secara digital memungkinkan data geofisika dikirim secara otomatis dan dipantau secara real time. Pengalaman ini memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai penerapan teknologi modern dalam mendukung pelayanan publik yang berbasis data.

Visualisasi data juga menjadi salah satu materi yang dipelajari selama kegiatan magang. Mahasiswa memahami bagaimana data yang kompleks dapat disajikan dalam bentuk grafik, peta digital, maupun dashboard interaktif sehingga lebih mudah dipahami oleh pengguna informasi. Kemampuan ini menjadi salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan di era transformasi digital karena mampu mendukung proses pengambilan keputusan secara lebih efektif.

Lebih dari sekadar meningkatkan kemampuan teknis, program magang ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan nonteknis atau soft skills. Selama berada di lingkungan kerja profesional, mahasiswa belajar beradaptasi dengan budaya kerja, membangun komunikasi yang baik dengan mentor dan rekan kerja, bekerja dalam tim, mengatur waktu, serta menyelesaikan berbagai tugas sesuai target yang telah ditentukan.

Ketua Program Studi Ilmu Komputer UBBG, Khairuman, S.Kom., M.Kom., mengatakan bahwa kerja sama dengan BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang dirancang agar mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan dunia industri dan instansi pemerintah.

“Melalui program magang di BMKG, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kompetensi teknis di bidang pemrograman, basis data, jaringan komputer, kecerdasan artifisial, dan multimedia, tetapi juga meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara profesional,” ujarnya.

Menurutnya, pengalaman bekerja secara langsung di lingkungan profesional menjadi bekal yang sangat berharga bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Berbagai tantangan yang dihadapi selama magang akan melatih mahasiswa untuk berpikir lebih analitis, kreatif, dan adaptif dalam menyelesaikan persoalan yang ditemui di lapangan.

Ia juga menambahkan bahwa Program Studi Ilmu Komputer UBBG terus berupaya memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah maupun sektor industri agar mahasiswa memiliki lebih banyak pilihan tempat magang yang sesuai dengan bidang keilmuan mereka. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mampu memperkuat kompetensi lulusan.

Program Magang Mandiri ini menjadi salah satu bentuk komitmen UBBG dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Pengalaman yang diperoleh selama magang diharapkan mampu membangun kepercayaan diri mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan, sekaligus memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi informasi di berbagai sektor.

Melalui sinergi yang terjalin antara Program Studi Ilmu Komputer UBBG dan BMKG Stasiun Geofisika Mata Ie, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dari para praktisi yang berpengalaman serta memahami bagaimana teknologi informasi dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap berkontribusi dalam percepatan transformasi digital di Indonesia.

Ke depan, Program Studi Ilmu Komputer UBBG berharap Program Magang Mandiri ini semakin memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan pengalaman yang diperoleh selama magang, mahasiswa diharapkan mampu menjadi lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sistem informasi dan transformasi digital di berbagai sektor, termasuk meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

#ubbgbermutu
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak
partner-1
partner-2
partner-3
partner-4
partner-5
partner-6
partner-7
partner-8
partner-9
partner-10
partner-11
partner-12
partner-13
partner-14
partner-15
Layanan Pengaduan lapor.bbg.ac.id
Skip to content