Wakil Rektor I Universitas BBG Lepas 323 Mahasiswa Program Asistensi Mengajar ke Sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar

5 Agustus 2021 | BBG News

PDF version

BANDA ACEH, BBG NEWS–Universitas BBG melaksanakan Kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Tahun 2021

UBBG mengadakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Program Asistensi Mengajar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada Kamis (5/8/2021) diikuti oleh Dekan FKIP UBBG, Wakil Rektor, para Ketua Prodi, dosen, dan seluruh mahasiswa yang akan mengikuti program Asistensi Mengajar. Kegiatan ini juga turut menghadirkan perwakilan dari sekolah dengan berbagai jenjang, dari jenjang PAUD hingga SMA.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Zaki Al Fuad, M.Pd. selaku Ketua MBKM. Dalam sambutannya beliau mengungkapkan bahwa Program Asistensi Mengajar merupakan proses praktik lapangan untuk mengasah kemampuan para mahasiswa di dunia persekolahan. UBBG merupakan salah satu perguruan tinggi yang sangat responsif terhadap program ini, sehingga mengintegrasikan Program Asistensi Mengajar dalam pelaksanaan PLP (Perkenalan Lapangan Persekolahan) yang memang sudah merupakan keputusan dari pusat dengan tujuan agar dapat memperluas wawasan mahasiswa dan menambah pengalaman di lingkungan sekolah, dan tahun ini merupakan tahun kedua UBBG menjalankan program Asistensi Mengajar. Beliau juga mengungkapkan, Program Asistensi Mengajar tidak hanya fokus pada hal mengajar saja, namun juga berfokus pada kegiatan lainnya yang akan dibimbing oleh Guru Pamong, Dosen, juga Guru di sekolah.

Kegiatan berlanjut dengan pemberian kata sambutan sekaligus pembukaan oleh Dr. Musdiani, M.Pd. selaku Dekan FKIP UBBG. Beliau mengungkapkan para guru yang hadir sebagai perwakilan dari berbagai sekolah diharapkan dapat memberikan gambaran dan kondisi pembelajaran di sekolah kepada para mahasiswa, agar mereka bisa mendapatkan gambaran nantinya. Beliau juga mengungkapkan bahwa pendidikanlah yang akan membawa sebuah bangsa menjadi bangsa yang besar dan bangsa yang gemilang, sehingga seluruh tenaga kependidikan khususnya para mahasiswa yang akan menjadi calon guru diharapkan bisa menjadi tenaga kependidikan yang terbaik dan bisa mendapatkan pengalaman yang baik pula saat berada di sekolah nantinya. Lalu beliau melanjutkan dengan pembukaan acara.

Kegiatan dilanjutkan dengan sharing mengenai dunia persekolahan dengan para guru perwakilan dari setiap jenjang sekolah, dimulai dengan pemaparan oleh Anwar Husen, M. Pd. Perwakilan dari SMAN 13 Banda Aceh, beliau mengungkapkan pendidikan yang baik bukanlah pendidikan yang mengetahui semua hal, namun pendidikan yang baik adalah pendidikan yang bisa membuat orang menjadi baik. Yang paling utama adalah sikap, beriman, dan bertaqwa.

“Pada hari ini semua mahasiswa telah ditempa oleh para dosen selama beberapa tahun, dan pada hari ini akan diterjunkan ke sekolah untuk melatih keahlian menjadi guru. Diharapkan para mahasiswa mampu belajar dengan baik nantinya, bahkan para guru yang sudah bertahun-tahun jadi guru tetap harus belajar lagi.” Ungkapnya.

Dilanjutkan dengan pemaparan dari Sri Darwina Hanum, S. Pd. Dari SDN 16 Banda Aceh, mengungkap bahwa seorang guru merupakan cermin, bagaimana seorang guru, begitu pula yang akan dilakukan murid. Maka diharapkan para mahasiswa mampu mempersiapkan karakter, kedisiplinan, dan mampu menerapkan hal-hal yang harus dilaksanakan di luar pembelajaran. Guru harus kreatif dan inovatif, semoga UBBG dapat memberikan kesan yang baik nantinya ungkap beliau menutup pemaparannya.
Acara berlanjut dengan pemaparan oleh Khairian, S. Pd. Perwakilan dari TKIK Nurul Quran Aceh Besar, beliau mengungkap harapannya para mahasiswa agar dapat membawa nama baik kampus. Diharapkan para mahasiswa dapat menjadi pendidik yang mampu memberikan contoh yang baik bagi para siswa dan bisa mendapatkan ilmu baru saat berada di lapangan nantinya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan para guru perwakilan sekolah.

Usai sesi tanya jawab, acara berlanjut dengan pelepasan Mahasiswa PLP yang dipimpin oleh Wakil Rektor I Miksalmina, M. Mat. Beliau menjelaskan bahwa program ini merupakan kebijakan baru dari Kemendikbud, UBBG menjalankan program Asistesi Mengajar di antaranya PLP I, PLP II terdiri dari penyusunan perangkat pembelajaran, dan praktik mengajar, dan PTK.

“Mahasiswa yang terjun dalam program ini harus memiliki keterampilan kecakapan abad 21 yang nantinya akan mereka implementasikan di dunia persekolahan, ” ujarnya.

Semua program tersebut tergabung dalam 16 SKS. Penyusunan perangkat dan media pembelajaran akan didampingi dosen pendamping. Jumlah mahasiswa yang mengikuti program ini adalah sebanyak 323 mahasiswa yang tersebar di 49 sekolah wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa