BANDA ACEH, BBG NEWS–UBBG terus melakukan inovasi dalam penyelenggaraan akreditasi pendidikan tinggi. Salah satu langkah strategis yang tengah dilaksanakan adalah kebijakan automasi akreditasi program studi, yang disosialisasikan secara luas melalui kegiatan bertajuk Sosialisasi Automasi Akreditasi Program Studi di aula kampus setempat, Kamis (24/07/2025).
Kegiatan ini diselenggarakan secara luring, dihadiri oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi dan Kepala program studi yang berada di lingkungan UBBG.
Rektor UBBG, Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital dalam akreditasi merupakan keniscayaan dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi.
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada sistem manual yang menyita banyak waktu dan sumber daya. Automasi akreditasi adalah jawaban terhadap kebutuhan efisiensi, objektivitas, dan keterbukaan dalam layanan akreditasi,” ujarnya.
Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si menekankan bahwa automasi bukan berarti mengurangi kualitas pengawasan, tetapi justru meningkatkan akurasi, mengurangi beban administratif, serta mendorong budaya mutu yang tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat program studi.
Salah satu inti dari kebijakan automasi ini adalah integrasi penuh dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Dalam skema automasi, status akreditasi program studi ditentukan secara otomatis berdasarkan data-data kinerja utama (key performance indicators) yang dikumpulkan dan dilaporkan secara rutin oleh perguruan tinggi melalui sistem PDDikti.
Wakil Rektor III Bidang Riset, Mutu, dan Pengembangan Institusi Fitriati, S.Pd.I, M.Ed, PhD, memaparkan bagaimana validitas dan kelengkapan data menjadi penentu dalam sistem automasi.
“Semua pihak harus mulai melihat data bukan sekadar kewajiban pelaporan, tapi sebagai fondasi mutu dan akuntabilitas. Data yang konsisten, valid, dan real-time akan menjadi wajah sejati perguruan tinggi,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi dari berbagai narasumber berkompeten di antaranya Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. (Rektor UBBG) menyampaikan topik tentang Kerangka Kebijakan Automasi dan Penyesuaian Regulasi, Fitriati, S.Pd.I, M.Ed, PhD (Wakil Rektor III UBBG) menyampaikan topik tentang Implementasi Automasi di Institusi.
Peserta juga mengikuti sesi diskusi panel yang dipandu secara interaktif. Banyak pertanyaan muncul, mulai dari kesiapan sistem internal kampus, kendala pelaporan data, hingga perlunya pelatihan intensif bagi operator dan pengelola LPM di tingkat prodi.
Di akhir kegiatan, Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si selaku Rektor Universitas Bina Bangsa Getsempena mengumumkan bahwa implementasi penuh automasi akreditasi program studi akan dilakukan secara bertahap mulai awal tahun 2026. Untuk mendukung transisi ini, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) berkomitmen melaksanakan pelatihan, klinik mutu, serta menyediakan dashboard khusus pemantauan data akreditasi berbasis automasi kepada seluruh program studi yang berada di lingkungan UBBG.
Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si menutup kegiatan dengan harapan besar bahwa seluruh pemangku kepentingan dapat bergotong royong menyukseskan kebijakan ini. “Kita ingin akreditasi bukan sekadar penilaian berkala, tetapi menjadi cerminan budaya mutu yang tumbuh dalam setiap aktivitas akademik di kampus,” pungkasnya.
#ubbghebat
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak




















