Tim Pengembangan Narasumber KPT Kemdikbudristek RI Menjadi Pemateri Workshop Penyusunan Soal Ujian dan Tugas di Kampus UBBG

22 Juli 2021 | BBG News

PDF version

BANDA ACEH, BBG NEWS–Dosen Universitas BBG mengikuti Workshop Assement Penyusunan Soal Ujian dan Tugas. Kegiatan yang bertema “Mendesain Soal Ujian dan Tugas Berbasis Capaian Pembelajaran” berlangsung secara daring, Kamis (22/7/2021). Workshop tersebut menghadirkan pemateri nasional Dr. Ir. Syamsul Arifin, M. T. (Dosen ITS-Tim Pengembangan Narasumber KPT Kemdikbudristek RI).

Rektor Universitas BBG Dr. Lili Kasmini, S. Si., M. Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa sangat penting bagi para dosen untuk menyamakan persepsi prosedur pembuatan soal. Selama ini, para dosen banyak yang membuat soal sesuai dengan asumsi masing-masing. Dengan mengikuti kegiatan ini nantinya soal ujian yang dihasilkan mempunyai keseragaman saat monitoring evaluasi

“Dengan hasil penilaian yang baik kita bisa menghasilkan lulusan yang profesional. Terima kasih kepada bapak pemateri atas ilmunya yang sangat berguna. Terima kasih kepada bapak/ibu yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Semoga kegiatan ini berdampak baik dalam meningkatkan mutu kampus, khusunya dalam hal capaian pembelajaran” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Miksalmina, M. Mat menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari lolosnya hibah Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Universitas BBG sudah dua tahun berturut-turut lolos hibah MBKM. Terakhir pada tahun 2021 UBBG mendapat hibah MBKM untuk Prodi PG PAUD dan Penjas

“Workshop ini merupakan tahapan kedua. Kegiatan pertama yakni penyusunan perangkat pembelajaran sedangkan kegiatan kedua ini adalah penyusunan soal dan tugas. Mohon pencerahannya dari bapak pemateri. Dosen UBBG sangat antusias untuk belajar lebih banyak tentang penyusunan soal dan tugas untuk capaian pembelajaran sehingga apa yang kita rancang tidak menyimpang dari prosedur. Terima kasih banyak bapak pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu”ujarnya.

Sementara itu, Dr. Ir. Syamsul Arifin, M. T., sang pemateri menyatakan bahwa standar penilaian pembelajaran merupakan kriteria minimal tentang penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Instrumen penilaian terdiri atas penilaian proses dalam bentuk rubrik dan penilaian hasil dalam bentuk portofolio atau karya desain.

Beliau menambahkan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendesain sistem pembelajaran (1) mengidentifikasi CPL yang dibebankan pada mata kuliah dan menjabarkan secara selaras; (2) menganalisis kebutuhan belajar mahasiswa sesuai konteksnya; (3) membuat analalisis pembelajaran; merumuskan kinerja hasil belajar; (4) merumuskan kinerja hasil belajar; (5) mengembangkan instrumen penilaian dan rencana evaluasi; (6) mengembangkan bentuk metode, strategi pembelajaran dengan menyusun RPS.

“Semua memang harus dirancang sesuai dengan prosedur, namun nanti bisa disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini. Memang proses pembelajaran ini agak berat ditengah Covid19 tetapi semua ini harus kita jalankan dalam mencerdaskan generasi bangsa,” pungkasnya.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa