Tim Debat STKIP BBG Wakili PTS di Aceh ke Tingkat Nasional

26 Mei 2015 | BBG News

PDF version

* Targetkan Best Speaker pada NUDC di Pontianak

Banda Aceh, BBG News — Tim debat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bina Bangsa Getsempena (STKIP BBG), satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berhasil melaju ke tingkat nasional pada lomba National University Debating Championship (NUDC) 2015. Pada lomba yang diselenggarkan oleh Kemeterian Riset dan Pendidikan Tinggi di Hotel Grand Nangroe, Selasa (26-5), STKIP BBG berhasil meraih juara III, sementara Juara II diraih oleh Universitas Malikulsaleh dan juara I diraih oleh Universitas Syiah Kuala.

STKIP BBG berhasil melaju pada putaran grand final setelah mengalahkan 20 tim yang beranggotakan 40 mahasiswa. Kedua puluh tim tersebut merupakan perwakilan mahasiswa yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta yang berada di linkungan kopertis XIII.

“Saya mendapat banyak ilmu selama mengikuti debat. Debat bahasa Inggris ini mengajarkan kepada kami agar lebih kritis pada masa depan,” Ungkap Rosalina kepada BBG News.

Rosa sangat berterima kasih kepada semua civitas akademika STKIP BBG yang telah membantu dan mendoakan agar ia dan bersama timnya memperoleh yang terbaik. Terima kasih terutama ia ucapkan kepada dosen Pendidikan Bahasa Inggris dan pelatih.

“Materi yang diajarkan oleh pelatih kami, banyak berkaitan dengan topik yang diperbedatkan.”

Sementara itu, Mawardah anggota tim debat bahasa Inggris mengaku senang dan bangga karena tergetnya tercapai pada perlombaan ini.

“Saya sangat bangga karena satu-satunya dari perguruan tingi swasta yang berhasil masuk pada final cuma kami (STKIP BBG-red). Ini merupakan pengalaman yang sangat beharga serta dapat berjuang untuk mengharumkan STKIP BBG,” ungkap Mawardah.

Tim debat bahasa Inggris STKIP BBG berkesempatan untuk mengikuti National University Debating Championship (NUDC) tingkat nasional yang akan dilangsungkan pada Agustus mendatang di Pontianak.

“Target di Pontianak lebih baik dari tahun sebelumnya dan semoga saja penghargaan berupa best speaker, dapat kami raih,” ungkap Mawardah.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa