Seminar Kepemimpinan STKIP BBG: Kiat Menjadi Pemimpin Hebat

25 April 2017 | BBG News

PDF version

BANDA ACEH, BBG NEWS—“Masuklah organisasi supaya akan terbentuk karakter kepemimpinan yang baik tetapi jangan abaikan kuliah,”ujar Ketua KAMMI Aceh Tuanku Muhammad, S.Pd.I. pada seminar kepemimpinan yang berlangsung di aula kampus STKIP BBG, Selasa (25/4). Menurutnya masuk organisasi akan terbentuk jiwa kepemimpinan yang kuat. Selain itu, kita bisa menambah relasi dan mempromosikan kampus disela-sela lawatan organisasi. Kunci sukses di organisasi dan kampus yakni mempunyai visi dan misi, ambisi, jaga waktu dan kesehatan, dan jaga hubungan.

Seminar yang bertema, “Melahirkan Pemimpin Hebat yang Organisatoris dan Akademis” diadakan oleh Lembaga Dakwah Kampus At-Tadris STKIP BBG. Pemateri seminar adalah Ketua STKIP BBG Lili Kasmini, M.Si., Asisten II Sekda Aceh Dr. H. Samsul Bahri, M.Si., dan Ketua KAMMI Wilayah Aceh Tuanku Muhammad, S.Pd.I,.

Ketua LDK At-Tadris Erfan Juliadi menyatakan bahwa tujuan seminar ini untuk menciptakan generasi kampus yang berjiwa pemimpin. “Dengan adanya seminar ini mudah-mudahan kita akan menjadi pemimpin yang berguna bagi diri sendiri dan masyarakat,” ujarnya.

Ketua STKIP BBG Lili Kasmini, M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sangatlah bermanfaat terutama bagi mahasiswa. Menurut beliau, seorang mahasiswa tidak boleh hanya cerdas di bidang akademik tetapi juga cerdas berkomunikasi dengan baik dalam masyarakat, profesional, dan berkarakter. “Seringlah melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Kita harapkan akan lahir pemimpin Aceh dari kampus ini,” ujarnya.

Lili Kasmini, M.Si. dalam materinya “Melahirkan Generasi Pemimpin yang Akademik sebagai Generasi Penerus Bangsa,” menyinggung tentang urgensi dalam kepemimpinan yakni kepemimpinan dibutuhkan dalam upaya mencapai tujuan, pemecahan masalah, dan upaya pengembangan dan pembagunan bangsa. “Pemimpin yang baik harus memiliki integritas, tujuan yang jelas, visi, kemampuan komunikasi yang baik, percaya diri, motivasi yang tinggi,dan fokus,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten II Sekda Aceh Besar Dr. H. Samsul Bahri, M.Si. dengan materi leadership atau kepemimpinan menyatakan bahwa ada berbagai macam gaya kepemimpinan yakni gaya otoriter yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan pada dirinya, gaya demokratis yang memberikan wewenang yang luas kepada bawahan, dan gaya bebas yaitu pemimpin hanya terlibat dalam kuantitas yang lebih kecil. “Saran saya kalau menjadi pemimpin itu harus luwes dalam menggunakan berbagai keterampilan dalam keseluruhan gaya kepemimpinan,” ujarnya.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa