Banda Aceh – Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) melepas tim relawan medis beserta bantuan obat-obatan untuk membantu korban banjir di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay). Prosesi pelepasan berlangsung di halaman kampus setempat pada Selasa (9/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Rektor UBBG, Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si.
Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S. Si.,M. Si. menyampaikan teirma kasih kepada para relawan yang tergerak nuraninya membantu saudara kita yang terdampak musibah. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa UBBG memiliki kepekaan sosial dan jiwa kemanusiaan. Ini sebagai wujud dedikasi insan akademisi untuk masyarakat.
“Kami berharap para relawan dapat memberikan layanan terbaik bagi para korban serta menjaga kesehatan dan keselamatan selama bertugas. Semoga tugas mulia ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan di daerah terdampak,” ujar Prof. Lili.
Ketua Umum Satgas Kebencanaan UBBG, Ns. Eridha Putra, M.Kep, menyatakan bahwa pengiriman bantuan ini sebagai tanggung jawab moral, sosial, dan kemanusiaan UBBG.
“Tim telah dipersiapkan dengan baik, baik secara kompetensi maupun perlengkapan medis. Kami berharap kehadiran relawan dapat memberikan layanan cepat, tepat, dan beretika kepada masyarakat di lokasi bencana,” ungkapnya.
Tim yang berangkat yakni Regina Rahmi, M.Pd., Bd. Rahmisyah, SST.,, M. Kes, dan Ns. Ferdiansyah, S. Tr., MKM. Penanggung jawab rombongan Regina Rahmi, M.Pd. menyatakan bahwa tim relawan yang dikirimkan akan siap membantu tim medis Pidie Jaya dalam mengobati pasien korban banjir. Beliau menyatakan bahwa relawan ini berjumlah 20 yang terdiri dari mahasiswa S1 Keperawatan 15 orang dan mahasiswa S1 Kebidanan 5 orang.
Ketua tim Adifalfauzan menyatakan bahwa tim akan berusaha membantu semampu mungkin saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Pidie Jaya.
Tim disambut oleh Dinas Kesehatan Pidie Jaya Eddy Azwar, SKM., M. Kes. Beliau menyampaikan terima kasih kepada UBBG atas bantuan tim relawan dan obat-obatan. Ini sangat membantu sekali di tengah krisis tenaga kesehatan dan obat-obatan di Pidie Jaya akibat dampak banjir. Beliau menyatakan bahwa relawan akan ditempatkan di dua Puskesmas yang terdampak banjir yakni Puskesmas Meureudue dan Puskesmas Meurah Dua.
#ubbghebat
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak



















