Rehan Nazira, Mahasiswi Peraih Juara Renang dan Rugby

22 Juni 2020 | BBG News

PDF version

Serambi Indonesia, Minggu (21 Juni 2020).

Siapa bilang rugby identik dengan olahraga kaum lelaki. Buktinya banyak perempuan sekarang yang menggeluti olahraga ini. Rehan Nazira salah satunya. Mahasiswi Pendidikan Jasmani STKIP Bina Bangsa Getsempena ini telah menyukai olahraga rugby sejak pertama mengecap bangku kuliah. Ia rutin latihan di kampus. Zira juga kerap mengikuti berbagai ajang kejuaraan bahkan ia sempat masuk kandidat tingkat provinsi Aceh untuk persiapan PON Papua. Dari kampus STKIP BBG ada empat kandidat yang lolos seleksi tingkat provinsi. Insya Allah kalau tidak ada halangan Zira dan kawan-kawan akan bertanding pada PON tahun 2021.

“Saya sangat tertarik dengan olahraga ini. Olahraga ini membuat fisik serta mental seseorang menjadi lebih kuat,”ujar alumni SMAN 3 Unggul Sigli ini. Ia menambahkan bahwa olahraga rugby merupakan olahraga tim. Kita bisa membagi pengalaman satu sama lain, melatih kita menjadi kompak.

Selain rugby, mahasiswi semester II ini juga pandai berenang. Menurutnya renang merupakan salah satu olahraga yang disunnahkan Rasulullah. Renang sangat bermanfaat bagi tubuh karena dapat membuat paru-paru lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Zira kerap meraih prestasi pada kejuaraan renang semenjak SMA diantaranya Juara I renang O2SN SMA tingkat provinsi (2016), Juara II renang O2SN SMA tingkat provinsi (2017), Juara III Pra PORA 2018, Juara III PORA 2019 (perunggu).

Ketika ditanya apakah tips atau strategi untuk meraih prestasi, sembari tersenyum Zira menyatakan bahwa untuk raih prestasi harus mempunyai kemauan, kerja keras, bersikap positif, dan latihan secara rutin. Tingkatkan wawasan serta keterampilan dalam latihan, serta selalu berlatih dan tak mudah menyerah.

Zira juga menyatakan tantangan terberatnya adalah bertanding untuk lolos ke PON. “Di sana kita harus bersaing dengan pemain yang lebih unggul serta mempunyai banyak pengalaman. Hal tersebut, tidak membuat saya menyerah atau mundur dalam meraih prestasi,”pungkas gadis kelahiran Lhok Keutapang, Kabupaten Pidie ini.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa