Qanita Putri Imara, Berkiprah di Forum Internasional

27 Juli 2020 | BBG News

Serambi Indonesia, Jumat (24 Juli 2020)

Menjadi peserta lokakarya internasional di Kirgistan merupakan pengalaman baru bagi Qanita Putri Imara. Ia dan rekannya Risna Erita yang sama-sama alumni Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Bina Bangsa Getsempena dan anggota Natural Aceh terpilih untuk mengikuti kegiatan pada forum internasional. Karena masih kondisi pandemi kegiatan dilaksanakan secara daring pada Kamis (9 Juli 2020)

“Alhamdulillah oleh direktur Natural Aceh Pak Zainal saya dan rekan saya diutus untuk menghadiri forum internasional, “ujar Qanita.

Dalam acara tersebut mereka diajarkan bagaimana melepas stress dan merilekskan diri. Dilatih juga tentang gerakan yang dapat membuat tubuh menjadi lebih santai. Mengatur pola pernapasan, aliran darah, dan tekanan pada tubuh sehingga pikiran menjadi jernih dan tubuhpun menjadi bugar.

Qanita berkesempatan berkiprah di forum internasional setelah bergabung dengan Natural Aceh divisi FKM-BKA (Forum Komunikasi Masyarakat Berkebutuhan Khusus Aceh) karena perempuan ini sangat tertarik dengan isu disabilitas. Saat itu Pak Syarifuddin (Ketua FKM-BKA) dan Pak Zainal (Direktur Natural Aceh) banyak menyertakannya dalam kegiatan yg berkaitan dengan masyarakat disabilitas mulai dari program DRR, pelatihan membaca Al-Qur’an braille dan juga simulasi juga mitigasi di berbagai daerah di Aceh. Kemudian, Natural Aceh menerima program yang didanai oleh WFA (Woman Fund Asia) terkait perempuan dengan disabilitas. Saat itu mereka melakukan seminar akbar di Colombo, Sri Lanka, 6-9 Februari 2020.

“Saya ditunjuk oleh Direktur Natural Aceh sebagai peserta dan pembicara pada seminar akbar internasional di Sri Lanka,”ujar dara kelahiran Samalanga, Bireuen ini.

Dalam forum tersebut, Qanita mengangkat tentang hak-hak penyandang disabilitas. Ia menyampaikan terima kasih kepada Direktur Natural Aceh yang telah memfasilitasinya dan juga kepada dosen STKIP Bina Bangsa Getsempena, khususnya dosen Pendidikan Bahasa Inggris yang telah banyak memberikan ilmu, dukungan, dan motivasi kepadanya sehingga bisa menjadi alumni yang sukses.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa