PPG Adalah Mahkotanya Pendidikan Keguruan

20 Januari 2021 | BBG News

PDF version

BANDA ACEH, BBG NEWS–Dosen STKIP BBG mengikuti Pelatihan Pengelolaan Prodi Pendidikan Profesi Guru dalam persiapan pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) BBG tahun 2021. Kegiatan yang bertema, “Mencetak Pendidik Indonesia yang Unggul di Era 4.0 dengan Pengelolaan Program PPG yang Berkualitas” berlangsung via daring, Rabu (20/01/2021). Pemateri kegiatan tersebut adalah pakar PPG nasional yakni Dr. Elvira, S.H. dan Dr. A.G. Tamrin, M.Pd., M.Si. Acara dipandu oleh Mardhatillah, M.Pd.

Didi Yudha Pranata, M.Pd. koordinator PPG kampus BBG menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan dan strategi dalam pengelolaan PPG. Tentunya dengan bimbingan dari para pakar sehingga PPG di kampus BBG bisa terselenggara dengan baik.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan dan berpartisipasi. Kami mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,”pungkasnya.

Kegiatan dibuka oleh Ketua STKIP BBG Dr. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. Dalam kesempatannya beliau menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting diikuti oleh semua dosen, khususnya yang akan mengajar PPG. Banyak ilmu dan pengetahuan yang kita dapatkan, khususnya tentang trik-trik jitu pengelolaan PPG dari para pakar.

“Banyak hal yang harus kami pelajari tentang PPG. Terima kasih bapak/ibu pemateri yang telah meluangkan waktu dan kesempatannya berbagi ilmu sehingga BBG bisa mempersiapkan dengan baik saat penerimaan mahasiswa PPG. Kami berharap kegiatan ini berkelanjutan supaya kami mendapat pengarahan tahap demi tahap sehingga program PPG ini bisa berjalan dengan maksimal dan bisa menjadi role model bagi kampus lain,”pungkasnya. Beliau berharap tahun 2021 BBG mendapat kuota dari Kemendikbud.

Dr. Elvira, S.H., M.H. sang pemateri menyatakan bahwa PPG merupakan program yang sangat penting dalam membentuk guru profesional. Guru profesional adalah guru yang menguasai materi ajar, berkarakter dan berkepribadian Indonesia, menginspirasi dan menjadi teladan, memiliki penampilan mempesona, berwibawa, tegas, ikhlas, dan disiplin yang mampu mendidik, membelajarkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi informasi.

Beliau menambahkan bahwa capaian pembelajaran lulusan PPG adalah mampu melaksanakan tugas keprofesian sebagai pendidik, mampu merumuskan indikator capaian pembelajaran, menguasai materi ajar, mampu merancang pembelajaran, mampu melaksanakan pembelajaran, mampu mengevaluasi masukan dan hasil pembelajaran, dan mengembangkan diri secara berlanjutan.

“Hal yang perlu diingat dalam penyelenggaraan PPG adalah mempunyai SDM yang berkualitas dan kuota mahasiswa yang mencapai target,”pungkasnya.

Sementara itu pemateri kedua, Dr. A.G. Tamrin, M.Pd., M.Si. menyatakan bahwa para guru sekarang memang dituntut untuk mengambil Program Profesi Guru. Kalau mau jadi guru harus ikut program profesi. PPG ini adalah mahkotanya jalur keguruan dan ilmu pendidikan. Program ini akan terus ada dan berlanjut, hanya konten dan impementasinya nanti yang akan disesuaikan. Sementara itu, perguruan tinggi sebagai tempat penyelenggara PPG yang telah diamanahkan Kemendikbud harus benar-benar menjaga mutu karena keberlanjutan dari program institusi tentu saja harus mendapat kepercayaan dan partisipasi dari masyarakat.

Skema PPG yang dilaksanakan terbagi dua yakni skema PPG Prajab dan Daljab. Skema PPG yang dilaksanakan dalam bentuk Prajab yakni menyiapkan guru masa depan, LPTK harus menyiapkan dan konsentrasi ke skema PPG prajabatan. Sementara itu skema PPG dalam bentuk Daljab harus dikelola dengan baik karena ini adalah konsentrasi PPG untuk meningkatkan mutu guru pada masa sekarang.

“Guru merupakan profesi yang sangat mulia. Berbekal pengetahuan masa lalu. Melaksanakan tugas pada masa sekarang dan menyiapkan lulusan yang berkompeten dan berkarakter pada masa mendatang,”ujarnya.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa