Pesona Pasang Jabet dan Beberu Gayo STKIP BBG di Panggung Seribu Pantun RRI

28 September 2019 | BBG News

PDF version

BANDA ACEH, BBG NEWS–Langit kota Banda Aceh terlihat agak cerah hari ini yang sebelumnya diselimuti asap dan mendung. Angin sore dari arah laut berhembus lembut. Beberapa penari terlihat anggun dari panggung utama Taman Wisata Ulee Lheuh. Mereka tampak lihai memadukan gerakan tubuh dengan irama musik. Mereka adalah penari Sanggar Seni Getsempena yang tampil acara Seribu Pantun yang di selenggarakan oleh RRI di Taman Taman Wisata Ulee Lheuh, Banda Aceh (28/09/2019).

Acara yang berlangsung pada Sabtu petang ini merupakan kali kedua sanggar seni Getsempena diberi kepercayaan untuk mengisi acara yang yang diadakan oleh RRI.

“Alhamdullilah penampilan tarian kreasi ‘pasang jabet’ dan ‘beberu gayo’ dari Getsempena hari ini lancar dan sangat memukau penonton yang menyaksikan” ujar Riza Oktariana, M.Pd Pembina sanggar Getsempena.

Persiapan yang yang dilakukan hanya dalam waktu dua minggu saja ini banyak menghadapi tantangan diantaranya pada penampilan kali ini sanggar seni Getsempena melibatkan beberapa penari baru yang belum terlalu lama bergabung di sanggar sehingga tentunya memerlukan latihan ekstra menjelang tampil. Namun, karena setiap anggota penari memiliki bakat dasar yang lumayan baik maka kesulitan yang dialami dapat segera teratasi. Selain itu, para penari yang berasal dari berbagai prodi di lingkungan STKIP BBG ini juga selalu berupaya mengatur jadwal sebaik mungkin agar tidak mengganggu perkuliahan.

Mahasiswa juga semangat dan antusias dalam menjakani latihan yang rutin dilaksanakan mulai pukul 17.00 WIB s.d. selesai. Riza Oktariana, M.Pd menyampaikan arahan kepada setiap penari agar terus mengasah bakat yang dimiliki tanpa harus mengganggu tugas utama yaitu kuliah. Oleh karena itu, diperlukan manajemen waktu yang baik dari setiap anggotanya.

“Harapannya sanggar Getsempena ini dapat terus berkiprah dan memberikan penampilan terbaiknya dalam event apapun,”tutur dosen berparas cantik ini.

Laporan: Julian 

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa