BANDA ACEH, BBG NEWS–Gempur Budi Anarki, mahasiswa Prodi Ilmu Komputer UBBG berhasil meraih Sertifikat Apresiasi dari KOMDIGI-CSIRT (Computer Security Incident Response Team Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia) setelah berkontribusi dalam melaporkan kerentanan keamanan informasi (Exposure of Sensitive Information) melalui mekanisme Responsible Vulnerability Disclosure. Penghargaan tersebut diberikan pada Senin, (20/7/2026) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam mendukung penguatan keamanan siber nasional.
Penghargaan tersebut diberikan karena Gempur Budi Anarki berhasil menemukan potensi kerentanan keamanan pada sistem informasi dan melaporkannya kepada tim KOMDIGI-CSIRT secara bertanggung jawab. Dalam prosesnya, ia melakukan koordinasi dengan tim teknis hingga penanganan kerentanan berhasil diselesaikan secara profesional, etis, dan sesuai dengan standar keamanan siber yang berlaku.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer UBBG tidak hanya menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan kompetensinya dalam menghadapi tantangan nyata di bidang keamanan siber. Kemampuan mengidentifikasi kerentanan sistem, melakukan analisis keamanan, serta menyampaikan laporan secara bertanggung jawab merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan di era transformasi digital.
Ketua Prodi Ilmu Komputer UBBG Khairuman, S.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswanya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas mahasiswa UBBG mampu bersaing dan memperoleh pengakuan dari instansi pemerintah di tingkat nasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Komputer UBBG memiliki kompetensi yang mampu menjawab tantangan dunia digital. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan di bidang Cyber Security, Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), maupun pengembangan perangkat lunak. Program studi akan terus mendukung lahirnya talenta digital yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Khairuman, S.Kom., M.Kom.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Program Studi Ilmu Komputer UBBG Moh. Iqbal Muttaqin, yang menilai keberhasilan tersebut sebagai contoh nyata penerapan ilmu pengetahuan di lingkungan akademik.
“Keamanan siber merupakan salah satu bidang yang terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UBBG mampu memberikan kontribusi nyata bagi keamanan sistem informasi nasional. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang aktif mengembangkan kemampuan teknis sekaligus menjunjung tinggi etika profesi dalam dunia siber,” ungkapnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sains, Teknologi, dan Ilmu Komputer (FSTIK) UBBG Ully Muzakir, M.T., turut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Ia menilai penghargaan dari KOMDIGI-CSIRT menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di lingkungan FSTIK UBBG mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki kompetensi dan daya saing di bidang teknologi informasi, khususnya keamanan siber.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Gempur Budi Anarki. Pengakuan dari KOMDIGI-CSIRT menunjukkan bahwa mahasiswa FSTIK UBBG mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk memberikan kontribusi nyata bagi keamanan siber nasional. Ke depan, fakultas akan terus memperkuat pembelajaran, riset, dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar semakin banyak mahasiswa yang mampu menghasilkan inovasi dan prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ully Muzakir, M.T.
Keberhasilan ini sejalan dengan komitmen Universitas Bina Bangsa Getsempena melalui Program Studi Ilmu Komputer dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital. Penguatan kompetensi mahasiswa terus dilakukan melalui pengembangan bidang Cyber Security, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), Data Science, dan Software Engineering, sehingga lulusan memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja maupun industri.
Selain menjadi kebanggaan bagi universitas, pencapaian ini juga mengingatkan pentingnya budaya Responsible Vulnerability Disclosure, yaitu praktik melaporkan kerentanan keamanan kepada pengelola sistem secara bertanggung jawab agar dapat segera diperbaiki sebelum dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Praktik tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan data, sistem informasi, dan layanan digital nasional.
Dengan diraihnya Sertifikat Apresiasi dari KOMDIGI-CSIRT, diharapkan semakin banyak mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer UBBG yang terdorong untuk mengembangkan kompetensi di bidang keamanan siber, menghasilkan inovasi teknologi, serta mengharumkan nama Universitas Bina Bangsa Getsempena di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen UBBG dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak



















