Natasya, Mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UBBG
Gampong Tuha Lala merupakan salah satu gampong di Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Gampong ini dikelilingi kawasan perbukitan, perkebunan, dan lahan pertanian. Kondisi alam tersebut menjadikan Tuha Lala memiliki potensi wisata sekaligus hasil alam yang mendukung kehidupan dan perekonomian masyarakat.
Salah satu potensi utama Gampong Tuha Lala adalah perkebunan buah-buahan, terutama rambutan. Berdasarkan informasi mengenai Gampong Tuha Lala, terdapat sekitar 60 hektare perkebunan rakyat dan sebagian masyarakat bekerja sebagai petani dan pekebun. Ketika musim panen tiba, perkebunan rambutan dipenuhi buah yang matang dan berwarna merah. Selain menjadi sumber pendapatan masyarakat, suasana perkebunan juga berpotensi menjadi daya tarik bagi pengunjung. Pengunjung dapat menikmati suasana kebun, melihat buah secara langsung, dan pada kondisi tertentu memetik serta mengabadikan momen di area perkebunan.
Selain rambutan, masyarakat juga menghasilkan durian, langsat, mangga, dan pisang. Hasil perkebunan tersebut dipanen secara musiman dan dijual kepada masyarakat, pedagang, maupun pengumpul dari dalam dan luar gampong. Dengan demikian, hasil perkebunan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu sumber pendapatan keluarga. Potensi ini dapat dikembangkan melalui konsep agrowisata yang menggabungkan kegiatan rekreasi dengan aktivitas pertanian dan perkebunan.
Gampong Tuha Lala juga memiliki potensi wisata edukasi dan konservasi melalui Conservation Response Unit (CRU) Mila. Keberadaan CRU Mila berkaitan dengan upaya konservasi gajah serta penanganan konflik antara manusia dan satwa liar. Kawasan ini dapat menjadi sarana untuk mengenalkan gajah dan memberikan edukasi kepada masyarakat maupun pengunjung mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam dan satwa.
Selain perkebunan dan konservasi, lingkungan perbukitan, hutan, perkebunan buah, dan suasana pedesaan turut memberikan peluang untuk dikembangkan sebagai wisata berbasis alam. Oleh karena itu, potensi Gampong Tuha Lala dapat dilihat dari dua sisi, yaitu potensi wisata dan potensi ekonomi masyarakat. Wisata perkebunan dapat menjadi daya tarik terutama saat musim panen, sedangkan CRU Mila dapat dikembangkan sebagai bagian dari wisata edukasi dan konservasi. Apabila dikelola dan dipromosikan dengan baik dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, potensi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan alam Gampong Tuha Lala kepada masyarakat luas.
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak





















