Kadisdikpora Banda Aceh Lepas 93 Mahasiswa PPL

2 Februari 2015 | BBG News

PDF version

Banda Aceh, BBG News – Kadisdikpora Banda Aceh melepaskan 93 mahasiswa untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Senin (2/2). Pelepasan dilakukan di halaman Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh yang diawali dengan melakukan serah terima oleh Ketua STKIP Lili Kasmini, M.Si kepada Kadisdikpora Banda Aceh Syaridin, S.Pd, M.Pd secara simbolis untuk ditempatkan di sekolah-sekolah latihan.

Pelepasan 93 mahasiswa tersebut juga disaksikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Kabag serta Kabid di lingkungan Disdikpora Banda Aceh.

Dalam melakukan serah terima, Ketua STKIP BBG Lili Kasmini, M.Si mengatakan, “PPL ini sebagian dari proses perjalanan sebuah studi dan syarat mutlak untuk melewati jenjang-jenjang dalam mencapai gelar sarjana. Melalui PPL ini para mahasiswa memasuki babak awal sebelum membuat atau menulis skripsi sebagai kegiatan akhir dalam perkuliahan untuk menyandang gelar sarjana”.

Kepala Unit PPL dan Microteaching Drs. Musdiani, M.Pd menambahkan, “Mahasiswa yang akan mengikuti PPL ini berjumlah 93 orang terdiri dari Prodi Penjaskesrek 28 orang, PGSD 25 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 22 orang dan Pendidikan Matematika 18 orang.

Lebih lanjut dikatakan Musdiani, mahasiswa yang akan PPL ditempatkan di 21 sekolah se-Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, berlangsung selama 3 bulan mulai tanggal 2 Februari sampai 2 Mei 2015. Mahasiswa PPL tersebut sudah dipersiapkan 1 semester sebelum diantar ke sekolah dengan berbagai pengetahuan yang berkenaan dengan proses pembelajaran di sekolah.

 

Sementara itu Pemkot Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Syaridin mengatakan, PPL bagi calon guru pada dasarnya merupakan sebuah bentuk sikap dasar pengabdian pada masyarakat untuk kemajuan dan kecerdasan bangsa. Paling tidak ada 4 kompetensi yang minimal harus dimiliki oleh seorang guru sebagai bekal untuk mengajar antara lain kompetensi Kepribadian, Sosial, Pedagogik dan Profesional.

Selain itu Syaridin juga mengharapkan kepada mahasiswa yang akan berangkat PPL ini agar menggunakan waktu selama 3 bulan ini untuk betul-betul memanfaatkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sesuai dengan bidang masing-masing untuk diimplementasikan di sekolah tempat berlangsungnya PPL nanti.

Muhammad Abrar, salah satu mahasiswa STKIP BBG dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris yang berkesempatan PPL di SMAN 4 Banda Aceh mengatakan dirinya cukup antusias, “PPL ini merupakan tantangan baru bagi kami karena disinilah real teaching kami setelah kurang lebih 3,5 tahun mengenyam pendidikan di kampus.” (*/yal)

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa