Himpunan Mahasiswa Jurusan Berkunjung ke Monumen Tsunami

27 Desember 2014 | BBG News

PDF version

Banda Aceh, BBG NEWS – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dari masing-masing program studi melaksanakan kegiatan “Visiting Tsunami’s Monuments” pada Jumat (26/12), bertepatan dengan 10 tahun terjadinya tsunami di Aceh. Sebelumnya, agenda visiting tsunami’s monument ini dijadwalkan di beberapa titik lokasi seperti Kuburan Massal Siron, Museum Tsunami dan Kapal Apung.

Namun koordinator lapangan mendapat informasi bahwa jalan protokol Kota Banda Aceh menuju kawasan tersebut diblokade sementara waktu karena pada saat yang bersamaan sedang ada kunjungan wakil presiden sehingga dipilihlah kawasan Makam Syiah Kuala sebagai lokasi Visiting Tsunami’s Monuments.

Tempat ini merupakan makam seorang ulama besar yang dikenal dengan nama Syech Abdul Rauf As-Singkili atau dikenal dengan Tgk Syiah Kuala yang berlokasi di tepi pantai Syiah Kuala dan tak jauh dari pusat Kota Banda Aceh. Pada 10 tahun silam, gelombang tsunami di komplek makam Syiah Kuala mencapai setinggi pohon kelapa atau lebih kurang 20 meter namun makam ini luput dari terjangan tsunami. Tak salah, jika tempat ini akhirnya dijadikan salah satu objek wisata tsunami yang ada di Aceh.

Dengan mengendarai sepeda motor dari kampus STKIP BBG, HMJ konvoi melalui jalur Alue Naga bergerak ke titik lokasi. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah sekitar 40 orang perwakilan dari berbagai Himpunan Mahasiswa Jurusan. Setiba di Makam Syiah Kuala pukul 10.00 WIB, para peserta tidak dapat memasuki area makam.

Menurut regulasi jadwal kunjungan di makam tersebut, pada hari Jumat pintu gerbang hanya dibuka mulai pukul 14.00 WIB maka peserta pun diarahkan menuju pinggir Pantai Syiah Kuala untuk berzikir, membaca yasin dan doa bersama.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat. Selesai acara, para peserta berfoto bersama sambil menunjukkan spanduk yang bertuliskan “Bangkitkan Mutu Pendidikan Aceh Melalui Refleksi 10 Tahun Tsunami”. Tema ini diusung mengingat upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan setelah bencana besar melanda Aceh tersebut.

Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi semua mahasiswa untuk terus menjadikan pendidikan sebagai unsur utama dalam kehidupan sehingga menjadi tolak ukur dalam pencapaian mutu pendidikan yang baik.

Tanggal 29 Desember 2014 mendatang akan ada juga peringatan 10 tahun tsunami yang akan dilaksanakan di Aula Kampus STKIP BBG, acara tersebut menjadi puncak peringatan nantinya.

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa