Dosen UBBG Perkuat Peran Kader dalam Investigasi Kontak dan Pemberantasan Tuberkulosis

15 Agustus 2025 | BBG News

BANDA ACEH, BBG NEWS–Dosen UBBG melaksanakan kegiatan Penguatan Peran Kader dalam Investigasi Kontak dan Pemberantasan Tuberkulosis. Kegiatan berlangsung di Aula Puskesmas Baiturrahman, Rabu (30/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat hibah DIKTI yang dipimpin oleh Bd. Reka Julia Utama, S.Keb., M.Keb., bersama Ns. Mira Fajarina, S.Kep., MNSc., dengan dukungan mahasiswa Program Studi Keperawatan dan Kebidanan UBBG.

Kegiatan diselenggarakan sebagai respons terhadap tingginya angka Tuberkulosis (TB) di Indonesia, termasuk di Aceh, yang masih menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. TB merupakan penyakit menular yang penularannya dapat diputus jika kasus baru segera ditemukan dan dilakukan investigasi kontak secara tepat. Kader kesehatan menjadi garda terdepan dalam upaya ini karena kedekatan mereka dengan masyarakat dan kemampuan menjangkau lapisan komunitas yang sulit diakses oleh tenaga medis formal.

Kepala Puskesmas Baiturrahman dr. Elviera Mustafa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada UBBG atas inisiatif kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kader memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menemukan kasus TB sedini mungkin dan memutus rantai penularan di masyarakat.

“TB bukan hanya masalah medis, tapi juga masalah sosial. Menguatkan kapasitas kader berarti kita memperkuat pertahanan pertama melawan TB di masyarakat,” ujarnya.

Penanggung Jawab Program TB Puskesmas Baiturrahman, Usammah, Amd.Kep., turut memaparkan pentingnya investigasi kontak sebagai langkah untuk melacak dan memeriksa orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien TB.

“Melalui kader, proses ini bisa dilakukan lebih cepat karena mereka dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi lingkungannya,” jelasnya.

Kegiatan dibuka dengan pemaparan materi mengenai TB dan teknik investigasi kontak oleh Bd. Reka Julia Utama. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa penularan TB dapat dicegah jika setiap kasus baru segera diidentifikasi dan dilakukan investigasi kontak yang tepat.

“TB masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Kader harus dibekali dengan keterampilan teknis dan komunikasi yang baik agar dapat mengedukasi masyarakat serta mengurangi stigma terhadap pasien TB,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ns. Mira Fajarina memandu sesi Komunikasi Antar Pribadi (KAP) yang dirancang untuk mengurangi stigma terhadap pasien TB. Sesi ini dilengkapi dengan metode kreatif berupa menyanyi bersama dengan lirik edukatif tentang TB, yang membuat suasana pelatihan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Peserta kemudian mengikuti case study session untuk melatih keterampilan mengidentifikasi kontak erat. Dalam simulasi ini, peserta diajak mempraktikkan langkah-langkah investigasi kontak mulai dari pengumpulan data, analisis hubungan kontak, hingga penentuan individu yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Sebagai penutup, dilakukan demonstrasi mekanisme penularan TB menggunakan tali rafia. Demonstrasi ini memberikan gambaran visual yang jelas tentang bagaimana bakteri TB dapat menyebar, sehingga kader lebih memahami urgensi tindakan pencegahan dan pengobatan sedini mungkin.

Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi kader, tetapi juga menjadi pengalaman lapangan bagi mahasiswa keperawatan dan kebidanan UBBG yang terlibat langsung dalam pendampingan peserta, pengelolaan sesi, dan simulasi kasus. Keterlibatan mahasiswa diharapkan membentuk generasi tenaga kesehatan yang peka terhadap masalah kesehatan masyarakat dan mampu bekerja sama dengan berbagai pihak.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kader semakin percaya diri dalam melaksanakan investigasi kontak, memberikan edukasi kepada warga, dan mengurangi stigma terhadap pasien TB. Kolaborasi antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, mahasiswa, dan kader menjadi modal penting untuk mencapai target eliminasi TB di Indonesia pada tahun 2030.

#universitasbbg
#ubbghebat
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak
partner-1
partner-2
partner-3
partner-4
partner-5
partner-6
partner-7
partner-8
partner-9
partner-10
partner-11
partner-12
partner-13
partner-14
partner-15
Layanan Pengaduan lapor.bbg.ac.id
Skip to content