BANDA ACEH, BBG NEWS–Hendra Kasmi, M.Pd., Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia UBBG terpilih sebagai pemenang Sayembara Cerita Anak Dwibahasa 2026, Minggu (19/4/2026). Kegiatan diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Aceh.
Karya yang mengantarkan Hendra Kasmi meraih prestasi tersebut berjudul “Penyihir di Kebun Pala”. Buku ini dinilai memiliki kekuatan narasi yang menarik, serta mampu menghadirkan nilai edukatif melalui pendekatan dwibahasa yang kreatif dan komunikatif bagi pembaca anak-anak.
Hendra Kasmi mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menyebut bahwa karya ini lahir dari keinginannya untuk menghadirkan bacaan anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya kemampuan bahasa.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas penghargaan ini. ‘Penyihir di Kebun Pala’ saya tulis dengan harapan dapat menumbuhkan minat baca anak sekaligus memperkenalkan penggunaan dua bahasa secara menyenangkan. Semoga karya ini bisa memberi manfaat bagi dunia literasi anak di Aceh dan Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari lingkungan akademik turut berperan besar dalam proses kreatifnya.
“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan di UBBG yang selalu memberikan motivasi dan ruang untuk terus berkarya,” tambahnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UBBG, Wahidah Nasution, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti kualitas dosen UBBG dalam bidang literasi dan kepenulisan.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Bapak Hendra Kasmi. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan menjadi inspirasi bagi dosen serta mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi, khususnya dalam pengembangan literasi anak,” ungkap Wahidah Nasution.
Lebih lanjut, Wahidah berharap keberhasilan ini dapat memperkuat peran UBBG sebagai institusi yang aktif dalam pengembangan bahasa dan sastra, terutama di tingkat lokal dan nasional.
“Semoga prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan kebudayaan,” tutupnya.
Sayembara Cerita Anak Dwibahasa merupakan ajang tahunan yang bertujuan mendorong lahirnya karya sastra anak berkualitas dalam dua bahasa, sekaligus memperkuat pelestarian bahasa daerah dan nasional.
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak



















