Dari Sumur hingga Trauma Healing, Aksi Nyata Mahasiswa UBBG untuk Korban Bencana di Meunasah Pante Geulima Pijay

9 Maret 2026 | BBG News

BANDA ACEH, BBG NEWS–Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) kembali menunjukkan komitmen pengabdian masyarakat melalui Program Mahasiswa Berdampak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program ini dilaksanakan di Desa Meunasah Pante Geulima, Kabupaten Pidie Jaya, 2–21 Februari 2026. Program ini sebagai respons terhadap dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui skema hibah BIMA

Program yang diketuai oleh Miswatul Hasanah, M.Pd., dengan anggota tim dosen Helnita, M.Pd., melibatkan 50 mahasiswa yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Asifa Askhan, S.Sn., M.Sn., dan Riska Gebrina, S.Pd., M.Sn.

Fokus utama kegiatan adalah penguatan kesehatan lingkungan melalui pengadaan sumber air bersih. Mengingat banjir sebelumnya telah mencemari sumber air warga, mahasiswa bersama masyarakat melakukan penggalian sumur secara partisipatif serta memberikan edukasi sanitasi lingkungan.

Selain fisik, pemulihan psikologis anak-anak usia 4–12 tahun juga menjadi prioritas melalui program trauma healing. Melalui permainan edukatif, menggambar, dan bercerita, mahasiswa berupaya mengembalikan keceriaan anak-anak pascabencana.

Kepala Desa Meunasah Pante Geulima Rahmadi Ibrahim menyampaikan rasa bangga atas kehadiran para mahasiswa di desanya. Menurutnya, bantuan ini sangat menyentuh kebutuhan mendasar warga.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Kehadiran adik-adik mahasiswa UBBG memberikan solusi nyata, terutama soal air bersih yang memang menjadi kendala kami setelah banjir. Anak-anak di sini juga sangat senang dan terhibur dengan kegiatan trauma healing yang diadakan,” ujar Rahmadi.

Ketua Tim Pelaksana Miswatul Hasanah, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan fisik, tetapi juga memulihkan kondisi sosial masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Diktisaintek dan Ditjen Risbang yang telah memberikan kepercayaan serta dukungan pendanaan melalui Program Mahasiswa Berdampak. Dukungan ini memungkinkan mahasiswa hadir langsung memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap Miswatul.

Sementara itu, Ketua LPPM UBBG Dr. Muhammad Iqbal, S.Pd., M.A., menyampaikan bahwa sinergi ini membuktikan riset dan pengabdian harus hadir dalam bentuk aksi nyata yang bermanfaat. Beliau menambahkan bahwa program ini adalah implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi.

Senada dengan itu, Rektor UBBG, Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini. Kehadiran mahasiswa UBBG sebagai wujud dedikasi bagi masyarakat yang terdampak bencans di Aceh, khususnya dalam memulihkan trauma bagi korban banjir.

“Melalui kolaborasi ini, UBBG bersama Kemendiktisaintek menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah serta menghadirkan kegiatan pengabdian yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas, ” ujarnya.

#ubbgbermutu
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak
partner-1
partner-2
partner-3
partner-4
partner-5
partner-6
partner-7
partner-8
partner-9
partner-10
partner-11
partner-12
partner-13
partner-14
partner-15
Layanan Pengaduan lapor.bbg.ac.id
Skip to content