Ajak Mahasiswa Mengajar di SD Terpencil, Nadiem Tawarkan Imbalan

13 Februari 2021 | BBG News

PDF version

Jakarta, CNN Indonesia — 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim meminta mahasiswa semester 5 ke atas di perguruan tinggi negeri dan swasta untuk ikut mengajar siswa Sekolah Dasar (SD) di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) selama satu semester.

Bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut melalui program Kampus Mengajar, pemerintah menjanjikan bantuan uang kuliah hingga Rp2,4 juta dan biaya hidup sebesar Rp700 ribu per bulan.

Lihat juga: Sederet Keluhan PGRI untuk Introspeksi Nadiem Makarim

“Saya mengajak teman-teman mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk beraksi, berkolaborasi dan berkreasi selama 12 minggu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SD, terutama di daerah 3T,” kata Nadiem melalui siaran langsung di Youtube Kemendikbud RI, Selasa (9/2).

Kata Nadiem, program ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kampus dan program studi yang disediakan kementeriannya bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dengan kondisi pendidikan yang terkendala pandemi Covid-19, menurut Nadiem, satuan pendidikan di jenjang dasar bakal membutuhkan tenaga mahasiswa. Mengingat, masih banyak daerah terkendala ketika menerapkan pembelajaran jarak jauh

Selengkapnya di https://m.cnnindonesia.com/nasional/20201116200836-20-570548/ajak-mahasiswa-mengajar-sd-terpencil-nadiem-tawarkan-imbalan

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa