Menristekdikti: Daya Saing Lulusan Pendidikan Tinggi Masih Rendah

16 November 2018 | BBG News

PDF version

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan pendidikan tinggi di Indonesia masih lebih banyak berorientasi pada bidang akademik. Bukan peningkatan komptensi lulusan.

“Kemampuan lulusan pendidikan tinggi kita masih jauh dari yang diperlukan dunia industri. Itu salah satu faktor daya saing kita masih rendah,” kata (Menristekdikti) Nasir saat memberikan orasi ilmiah di hadapan wisudawan Universitas Yudharta Pasuruan di Pasuruan, Minggu (21/10/2018).

Nasir mengatakan daya saing global Indonesia berada pada posisi 36 dari 137 negara, masih di bawah Singapura yang berada pada posisi ketiga, Malaysia di posisi 23 dan Thailand di posisi 32.

Padahal, jumlah penduduk Indonesia merupakan yang terbanyak keempat di dunia, setelah China, India dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia 262 juta jiwa, sedangkan jumlah penduduk China mencapai 1,4 miliar lebih.

Dari segi jumlah perguruan tinggi, Indonesia memiliki perguruan tinggi lebih banyak daripada China. Indonesia memiliki 4.600 perguruan tinggi, sedangkan China hanya 2.824 perguruan tinggi.

“Jumlah penduduk kita seperenam China, perguruan tinggi kita dua kalinya. Namun, daya saing kita masih kalah,” kata (Menristekdikti) Nasir seperti dikutip Antara.

Sumber: https://www.liputan6.com/news/read/3672775/menristekdikti-daya-saing-lulusan-pendidikan-tinggi-masih-rendah

Bangun Negeri, Bijakkan Bangsa