BANDA ACEH, BBG NEWS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG). Ramadhan, yang akrab disapa Madon, mahasiswa Prodi Penjas UBBG, resmi bergabung dengan Isenmulang Kalteng FC untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Isenmulang Kalteng FC merupakan identitas baru dari Adhyaksa FC yang sebelumnya berkompetisi di Liga 2. Klub tersebut berhasil meraih tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia dan kini melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi persaingan Super League musim 2026/2027. Perubahan identitas klub menjadi Isenmulang Kalteng FC juga menjadi bagian dari kepindahan homebase klub ke Kalimantan Tengah.
Bergabungnya Madon menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional. Sebelumnya, pemain kelahiran Aceh Timur tersebut memperkuat FC Bekasi City di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Bersama klub tersebut, Madon tampil dalam 22 pertandingan dan mencetak 12 gol. Catatan tersebut turut membuat namanya diperhitungkan sebagai salah satu pemain produktif di kompetisi kasta kedua Indonesia.
Perjalanan Madon di dunia sepak bola profesional sendiri bukanlah sesuatu yang dibangun dalam waktu singkat. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap kanan tersebut pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk Persiraja Banda Aceh, PSCS Cilacap, Semen Padang, hingga FC Bekasi City. Bahkan ketika memperkuat Persiraja, namanya telah tercatat sebagai salah satu pemain yang mampu memberikan kontribusi gol bagi tim.
Di balik kesibukannya sebagai pesepak bola profesional, Madon tetap menunjukkan komitmen terhadap pendidikan. Pada Juni 2026, ia mengikuti Seminar Proposal di Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG sebagai bagian dari proses penyelesaian studinya. Aktivitas tersebut menjadi bukti bahwa karier profesional dan pendidikan tetap dapat berjalan beriringan apabila didukung kedisiplinan dan manajemen waktu yang baik.
Bagi UBBG, keberhasilan Madon menembus Super League bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi gambaran bahwa mahasiswa dapat mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat nasional tanpa harus meninggalkan pendidikan.
Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG, Irwandi, S.Pd., M.Pd.AIFO., sebelumnya menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi Madon dalam menjalankan dua peran sekaligus, yakni sebagai atlet profesional dan mahasiswa. Menurutnya, perjalanan Madon menjadi contoh bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.
Kini, tantangan baru menanti Madon. Bersama Isenmulang Kalteng FC, ia akan menghadapi atmosfer kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Klub yang sebelumnya bernama Adhyaksa FC tersebut juga tengah memperkuat komposisi skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain baru, termasuk pemain asing, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027.
Langkah Madon menuju Super League menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UBBG. Kiprahnya menunjukkan bahwa mahasiswa tidak harus memilih antara mengejar pendidikan atau mengejar prestasi di dunia profesional. Keduanya dapat berjalan bersama dengan kerja keras, disiplin, dan komitmen.
UBBG terus berkomitmen memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Prestasi Ramadhan “Madon” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UBBG lainnya untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan membawa nama almamater ke tingkat yang lebih tinggi.
Dari lapangan hijau hingga ruang akademik, Madon membuktikan bahwa mengejar prestasi dan pendidikan dapat berjalan beriringan. Kini, panggung Super League menjadi babak baru dalam perjalanan mahasiswa UBBG tersebut.
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak



















