PBSA UBBG Saweu Sikula ke SMA 16 Banda Aceh, Tanamkan Nilai Karakter melalui Program PKM Bersama Mahasiswa

6 November 2026 | BBG News

BANDA ACEH, BBG NEWS–Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh (PBSA) UBBG kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program PBSA Saweu Sikula, yaitu kunjungan edukatif ke SMA Negeri 16 Kota Banda Aceh, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang dilaksanakan bersama mahasiswa ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat hubungan dengan dunia pendidikan sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, PBSA UBBG berupaya menghadirkan edukasi yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan kepribadian peserta didik.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Aceh (PBSA) UBBG, Regina Rahmi, M.Pd., menyampaikan materi bertajuk “Adab di Atas Ilmu”. Dengan penyampaian yang lugas, komunikatif, dan penuh motivasi, Regina mengajak para siswa untuk memahami bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan banyaknya ilmu yang dimiliki, tetapi juga oleh adab, sikap, dan karakter yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Regina juga menegaskan bahwa siswa SMA Negeri 16 Banda Aceh merupakan calon pemimpin Aceh di masa yang akan datang. Oleh karena itu, mereka harus mulai mempersiapkan diri dengan membangun kapasitas, karakter, dan kompetensi sejak sekarang.

Regina menegaskan bahwa setiap orang yang ingin meraih kesuksesan harus mampu membangun tangga kesuksesannya masing-masing dengan benar. Tangga tersebut harus dibangun dengan fondasi yang kuat, yaitu nawaitu atau niat yang baik. Ia mengilustrasikan tangga kesuksesan melalui lima unsur bangunan, yaitu pasir, semen, batu bata, besi, dan air, yang dianalogikan dengan lima kompetensi penting: teamwork (kerja sama), networking (membangun jejaring), critical thinking (berpikir kritis), IT services (pemanfaatan layanan dan teknologi informasi), serta akhlakul karimah (akhlak mulia). Menurutnya, seluruh unsur tersebut harus saling melengkapi agar tangga kesuksesan dapat berdiri kokoh. Kesuksesan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan doa.

Lebih lanjut, Regina menyampaikan bahwa adab merupakan fondasi penting dalam proses menuntut ilmu. Seseorang boleh memiliki kecerdasan akademik yang tinggi, tetapi tanpa adab, ilmu yang dimilikinya tidak akan memberikan makna yang utuh. Menghormati guru, menghargai orang tua, menyayangi sesama, menjaga tutur kata, serta memiliki sikap rendah hati merupakan bagian dari adab yang harus dibangun sejak dini. Dalam penyampaian materinya, Regina juga mengajak para siswa terlibat langsung melalui diskusi interaktif agar mereka berani menyampaikan pendapat, berpikir kritis, dan merefleksikan nilai-nilai positif dalam kehidupan mereka. Ia sangat bersyukur adanya program afirmasi bagi siswa asal Simeulue di sekolah tersebut sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap pemerataan kesempatan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Regina juga menyoroti pergeseran peran guru dalam dunia pendidikan saat ini. Menurutnya, guru seolah-olah semakin dituntut untuk hanya menjalankan fungsi mengajar, yakni menyampaikan materi dan mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Padahal, tugas guru sesungguhnya jauh lebih luas daripada sekadar menyampaikan informasi. Guru memiliki tanggung jawab besar untuk mendidik, membimbing, mengarahkan, serta memastikan bahwa peserta didik tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang baik. Regina juga mengajak para siswa untuk menjadi penjaga bahasa daerah yang ada di seluruh wilayah Aceh. Menurutnya, bahasa daerah merupakan identitas dan kekayaan budaya yang harus terus dipelihara, digunakan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Regina menambahkan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik dan penguasaan materi pelajaran. Proses pendidikan harus mampu membentuk manusia yang memiliki integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian, dan rasa hormat terhadap orang lain. Oleh karena itu, guru harus hadir sebagai pendidik sekaligus teladan bagi siswanya. Apa yang dilakukan, disampaikan, dan dicontohkan oleh seorang guru dapat memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter peserta didik. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari Kepala SMA Negeri 16 Banda Aceh yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kontribusi PBSA UBBG. Pihak sekolah juga berharap agar UBBG dapat menjadi mitra kerja strategis dalam pengembangan pendidikan dan menjadikan SMA Negeri 16 Banda Aceh sebagai salah satu sekolah binaan kampus.

Kegiatan PBSA Saweu Sikula ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan sekolah, mahasiswa memperoleh pengalaman berinteraksi dengan peserta didik, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta memahami bahwa menjadi seorang pendidik membutuhkan lebih dari sekadar penguasaan materi pembelajaran. Mereka juga perlu memiliki kepekaan sosial, keteladanan, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan profesinya kelak. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung.

“Harapannya PBSA UBBG dapat terus berkontribusi dalam membangun generasi yang cerdas, santun, berkarakter, dan berbudaya. Pesan utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan ini adalah bahwa ilmu dan adab harus berjalan beriringan. Sebab, kecerdasan dapat mengantarkan seseorang menuju kesuksesan, tetapi adab dan karakterlah yang memberikan makna serta kehormatan dalam perjalanan hidupnya. Adab di atas ilmu, karena pendidikan sejatinya bukan hanya tentang menjadikan seseorang pintar, tetapi juga menjadikannya manusia yang baik,”ujarnya.

#ubbgbermutu
#ubbgmaju
#diktisaintekberdampak
#kampusberdampak
partner-1
partner-2
partner-3
partner-4
partner-5
partner-6
partner-7
partner-8
partner-9
partner-10
partner-11
partner-12
partner-13
partner-14
partner-15
partner-16
partner-17
Layanan Pengaduan lapor.bbg.ac.id
Skip to content