Alumni STKIP BBG Harus Siap Bersaing Pada Era Milenial

25 Juni 2019 | BBG News

BANDA ACEH, BBG NEWS—“Alumni STKIP BBG harus mampu menjawab tantangan zaman dan siap bersaing pada era milenial, “ujar Lili Kasmini, Ketua STKIP BBG. Hal tersebut beliau sampaikan pada acara Yudisium STKIP BBG Periode Juni 2019 yang berlangsung di aula kampus setempat, Selasa, (25/6/ 2019). Beliau menambahkan bahwa pada era milenial ini pengetahuan berkembang pesat dan persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin ketat. Oleh karena itu, beliau berharap kepada lulusan agar terus belajar dalam menggapai impian dan cita-cita.

“Yudisium bukanlah seremonial belaka tetapi yusidium merupakan landasan berpijak dalam mengembangkan dan mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki dalam dunia pendidikan yang tentu saja tidak mengabaikan nilai-nilai moral religius yang sudah lama ditanamkan dan telah menjadi bagian dari visi misi kampus yakni unggul. Mandiri, dan religius,”pungkasnya.

Rita Novita, Wakil Ketua I melaporkan rincian mahasiswa yang diyudisium terdiri dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 26 orang, Pendidikan Matematika sebanyak 9 orang,  Pendidikan Jasmani sebanyak 15 orang, Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 15 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar 28 orang, dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini sebanyak 67 orang. Beliau juga menyampaikan selamat dan sukses kepada para yudisium dengan harapan mereka dapat mengimplementasikan ilmunya dalam kehidupan masyarakat. “Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah mengejar cita-cita. Saya berharap kepada semua yudisium agar dapat melanjutkan ke Pendidikan Profesi Guru (PPG) karena memang sudah menjadi kebutuhan para calon pendidik,”pungkasnya.

Intan Rahmalia, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang mewakili alumni dalam menyampaikan sambutan menyampaikan terima kasih kepada Bapak/Ibu dosen di kampus yang telah banyak mencurahkan ilmu. Dengan bimbingan dan motivasinya kita bisa menjadi insan yang tidak hanya cerdas dalam segi akademik, tetapi juga menjadi seorang pribadi yang berkarakter. “Hina rasanya apabila ilmu yang kita dapatkan tidak membawa manfaat bagi masyarakat. Kita harus mampu mendedikasikan diri untuk masyarakat, bangsa, agama, dan negara. Itulah bentuk terima kasih kita terhadap guru-guru kita dan kampus tercinta,”pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga ada pemberian penghargaan kepada lima lulusan cumlaude yakni Intan Rahmalia (Pendidikan Bahasa Inggris), Juang Ibrahim Ahmad (Pendidikan Bahasa Inggris), Firman Maulany (Penjas), Ari Julika (PG PAUD), Felda Mulia (PG PAUD).

Bagikan
Skip to content